Bawaslu Kota Pekanbaru Sampaikan hasil uji Petik di rapat Bersama KPU terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Pekanbaru, Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kota Pekanbaru,Menghadiri Rapat Koordinasi Bersama KPU terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan ke IV Di kantor KPU Kota Pekanbaru Jl.Datuk Setya Maharaja N0.02 Selasa, 28/12/2021.

Rapat Koordinasi ini juga di hadiri oleh Stakeholder terkait diantaranya dari Kominfo, Disdukcapil, Tapem, Kepolisian dan Perwakilan Partai Politik Peserta Pemilu.Rapat Dibuka oleh Ketua KPU Kota Pekanbaru Anton Merciyanto. Dalam Pembukaan nya Ketua KPU Kota Pekanbaru Menjelaskan rencana tahapan Pemilu 2024 yang hingga saat ini belum tuntas di bahas di Tingkat Pusat, namun meski demikian tahapan penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan tetap berjalan sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 181 Th.2020.

Dalam Rapat tersebut Anggota KPU Kota Pekanbaru Zulfadli Memaparkan perkembangan data hasil pemutahiran daftar pemilih yang telah di mutakhirkan oleh KPU ” KPU kota Pekanbaru telah berkoordinasi dengan Tapem untuk memfasilitasi antara KPU dengan operator kelurahan, RT dan RW dalam upaya pemutakhiran warga yang meninggal dunia dengan membuat Grup Whatsapp ” ¬†Ujar Zulfadli.

Menanggapi Pemaparan yang di sampaikan oleh KPU, Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru KORDIV Pengawasan Rizki Abadi menjelaskan bahwasanya Bawaslu Kota Pekanbaru telah melaksanakan kegiatan Uji petik di beberapa kelurahan. Bawaslu Juga meng apresisi Langkah inovatif KPU dalam meluncurkan Aplikasi SIDAKU yang memudahkan bagi masyarakat dan Bawaslu dalam pengecekan dan pengawasan daftar pemilih berkelanjutan. “Kami dari Bawaslu Kota Pekanbaru mengapresisi KPU kota Pekanbaru atas peluncuran Aplikasi SIDAKU, dan saat ini kami dari Bawaslu tengah mengembangkan Aplikasi Robot untuk untuk pengecekan warga yang terdaftar di daftar di SIDAKU” Ujar Rizki. Namun Rizqi Abadi juga Menyayangkan hingga saat ini Aplikasi SIDAKU masih belum bisa di akses akibat terbakarnya gedung Cyber tempat server KPU berada di jakarta dan berharap aplikasi ini dapat digunakan kembali.
Hal lain yang di soroti oleh Bawaslu adalah belum singkronnya antara data yang ada di Website KPU RI dengan data yang di keluarkan KPU kota Pekanbaru.

Rizqi Abadi menyampaikan hasil uji Petik yang dilakukan Bawaslu di kel.Kampung Baru, Dimana Masih ditemukannya 38 warga yang telah meninggal masih terdaftar sebagai pemilih dalam SIDAKU. Menanggapi hal ini, KPU kota Pekanbaru menjelaskan bahwasanya data warga yang meninggal masih dalam proses penyaringan dan secara bertahap akan di hapus dari sistem SIDAKU jika point pendukung nya telah dilengkapi, seperti akte kematian dan keterangan pendukung lainnya.

Masalah lain yang di sorot Bawaslu Kota Pekanbaru dari hasil uji petik adalah sebagian besar warga Tidak melaporkan data keluarganya yang meninggal ke kelurahan, melainkan langsung ke Disdukcapil, sementara KPU mendapatkan data warga yang meninggal berasal dari kelurahan ataupun sebalik nya. Hal ini tentunya berakibat adanya perbedaan data yang dimiliki KPU dengan Disdukcapil dan di khawatirkan data yang telah di mutakhirkan KPU akan menjadi mentah kembali jika data DP4 turun.

Senada dengangan penyampaian Bawaslu, perwakilan dari Disdukcapil menjelaskan saat ini untuk pembuatan Akte kematian memang sudah bisa dilakukan secara online melalui aplikasi di gadget tanpa warga harus ke kelurahan. Namun perlu adanya sosialisasi dari semua pihak kepada warga masyarakat untuk melaporkan jika ada anggota keluarganya yang meninggal dunia, agar pemutakhiran data pemilih nantinya menghasilkan data pemilih yang berkualitas.

 

 

 

 

 

Bawaslu Kota Pekanbaru Sampaikan hasil uji Petik di rapat Bersama KPU terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas