Lompat ke isi utama

Berita

Jumat Sehati Bawaslu Pekanbaru: Ilmu Bertambah, Adab Tetap Terjaga

Jumat Sehati Bawaslu Pekanbaru: Ilmu Bertambah, Adab Tetap Terjaga

Bawaslu Kota Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati.

Pekanbaru - Bawaslu Kota Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehati. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan Bawaslu Kota Pekanbaru, Jumat(4/9/2026).

Pada kesempatan kali ini, tausiah disampaikan oleh Masroh, staf Bawaslu Kota Pekanbaru, dengan mengangkat tema “Adab dan Ilmu”. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiah dan ditutup dengan doa bersama.

Dalam tausiahnya, Masroh menyampaikan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap orang beriman. Ilmu menjadi cahaya yang dapat menuntun seseorang keluar dari kejahilan menuju jalan yang benar. Namun, ilmu perlu disertai dengan adab agar dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Adab memiliki kedudukan yang sangat penting dalam proses menuntut ilmu. Ilmu tanpa adab justru dapat membawa mudarat, karena ilmu yang dimiliki tidak diiringi dengan sikap dan perilaku yang baik,” disampaikan Masroh dalam tausiahnya.

Ia juga mengibaratkan ilmu tanpa adab seperti pedang yang tajam di tangan orang yang tidak mengetahui cara menggunakannya. Ilmu yang tidak dibarengi akhlak dan kebijaksanaan berpotensi digunakan dengan cara yang keliru dan merugikan.

Dalam kesempatan tersebut, Masroh menyampaikan empat adab utama yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, menghormati sesama, dengan menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi mereka yang lebih muda. Kedua, merendahkan hati, karena semakin tinggi ilmu seseorang seharusnya semakin rendah hati dan tidak menyombongkan pengetahuan yang dimiliki.

Ketiga, mengamalkan ilmu. Menurutnya, ilmu tidak cukup hanya untuk diketahui, tetapi juga perlu diwujudkan melalui perbuatan. Pengetahuan akan menjadi lebih bermakna apabila dapat memberikan manfaat dan tercermin dalam perilaku sehari-hari.

Keempat, menjaga akhlak yang baik. Akhlak menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang manusia karena kebaikan akhlak memiliki nilai yang besar. Dengan demikian, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari seberapa banyak ilmu yang dimiliki, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut membentuk sikap dan perilakunya.

Masroh juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW tidak hanya diutus untuk menyampaikan ilmu, tetapi juga untuk menyempurnakan akhlak. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu dan adab seharusnya berjalan beriringan.

Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Sesi kemudian beralih pada arahan dan pembahasan secara informal sebagai bagian dari komunikasi dan kebersamaan jajaran Bawaslu Kota Pekanbaru.

Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kota Pekanbaru terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjunjung nilai-nilai kebersamaan, keteladanan, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis/editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru