Lompat ke isi utama

Berita

Menuju Kemah Saka Adyasta Pemilu, Bawaslu Pekanbaru Perkuat Konsep dan Pembekalan

Menuju Kemah Saka Adyasta Pemilu, Bawaslu Pekanbaru Perkuat Konsep dan Pembekalan

Bawaslu Kota Pekanbaru melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) melaksanakan rapat pematangan rencana kegiatan Kemah Saka Adyasta Pemilu.

Pekanbaru - Bawaslu Kota Pekanbaru melalui Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) melaksanakan rapat pematangan rencana kegiatan Kemah Saka Adyasta Pemilu. Rapat tersebut membahas berbagai persiapan kegiatan, mulai dari konsep, materi pembekalan, mekanisme rekrutmen peserta hingga pembagian tugas pelaksanaan, Rabu (9/9/2026).

Dalam rapat tersebut, kegiatan dirancang berlangsung selama dua hari satu malam dengan rangkaian kegiatan berupa pembukaan, pembekalan materi, malam api unggun, hingga pengukuhan peserta. Kegiatan direncanakan diikuti sebanyak 50 peserta dan dijadwalkan pada 19–20 September 2026. Namun, jadwal tersebut masih bersifat tentatif dengan mempertimbangkan kondisi udara di Kota Pekanbaru yang belum sepenuhnya kondusif.

Dari sisi pembekalan, peserta akan mendapatkan materi dari narasumber internal Bawaslu yang berkaitan dengan tiga krida dalam Saka Adyasta Pemilu, yaitu Krida Pencegahan, Krida Penanganan Pelanggaran, dan Krida Penyelesaian Sengketa. Untuk pelaksanaan Kemah Saka Adyasta Pemilu kali ini, materi akan lebih difokuskan pada Krida Pencegahan sebagai dasar untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta dalam pengawasan partisipatif.

Selain materi, rapat juga membahas kebutuhan perlengkapan kegiatan. Setiap peserta nantinya akan mempersiapkan dan membawa perlengkapan pribadi sesuai dengan kebutuhan selama mengikuti kegiatan kemah.

Mekanisme rekrutmen peserta juga menjadi bagian dari pembahasan. Rekrutmen direncanakan dilakukan secara berkala setiap enam bulan. Dalam setiap periode, peserta akan diberikan kesempatan untuk mempelajari krida lainnya sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas dan pemahaman mengenai kepemiluan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Pekanbaru mendorong agar Saka Adyasta Pemilu tidak hanya menjadi wadah kegiatan, tetapi juga ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal kepemiluan dan memahami pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Dengan pembekalan dan pengalaman yang diperoleh, peserta diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat yang aktif, kritis, dan peduli terhadap proses demokrasi. Semangat tersebut sejalan dengan upaya Bawaslu dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Penulis: Nazilah Rahmah

Editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru