Perkuat Publikasi Kelembagaan, Bawaslu Kota Pekanbaru Ikuti Penguatan Kehumasan
|
Pekanbaru – Bawaslu Kota Pekanbaru mengikuti kegiatan Penguatan Kehumasan yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Riau sebagai upaya meningkatkan kualitas publikasi, pemberitaan, serta pengelolaan media sosial di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh Staf Humas Bawaslu Kota Pekanbaru, kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pengelola kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Penguatan kehumasan ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Provinsi Riau dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik, sehingga informasi kelembagaan dapat disampaikan secara cepat, tepat, dan mudah dipahami masyarakat.
Pada sesi pertama, peserta menerima materi dari Dr. Firman Kurniawan S. mengenai Strategi Komunikasi Digital dan Optimalisasi Media Sosial Kehumasan Bawaslu. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya penyusunan strategi komunikasi digital yang terencana, mulai dari perencanaan konten, penentuan sasaran audiens, hingga pemanfaatan berbagai platform media sosial secara efektif. Selain itu, evaluasi terhadap performa publikasi juga dinilai penting agar komunikasi digital Bawaslu mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas serta meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan demokrasi.
Selanjutnya, Afiat Ananda menyampaikan materi mengenai teknik penulisan berita kehumasan. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait penerapan kaidah jurnalistik dalam penyusunan berita, mulai dari teknik membuat lead yang menarik, penggunaan kutipan narasumber secara tepat, hingga penerapan konsep piramida terbalik agar informasi tersusun secara sistematis, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bagian Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Riau, Dona Donora, menyampaikan bahwa pemantauan publikasi dan pemberitaan Bawaslu Kabupaten/Kota dilakukan secara berkala sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi kinerja kehumasan. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut menjadi bahan untuk mengukur capaian publikasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
"Monitoring publikasi bukan sekadar melihat jumlah berita yang dipublikasikan, tetapi juga mengukur kualitas informasi yang disampaikan. Ketepatan waktu, kualitas penulisan, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik harus menjadi perhatian agar publik memperoleh informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami," ujar Dona Donora.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar setiap jajaran kehumasan terus berinovasi dalam menyajikan informasi melalui berbagai format publikasi, termasuk konten visual dan video, sehingga pesan-pesan kelembagaan Bawaslu dapat diterima lebih efektif oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelolaan kehumasan sebagai bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi publik. Peningkatan kompetensi di bidang komunikasi diharapkan mampu mendukung penyampaian informasi kelembagaan yang cepat, akurat, transparan, serta semakin mendekatkan Bawaslu kepada masyarakat dalam mengawal demokrasi yang berintegritas.
Penulis: Nazila Rahmah
Editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru