Rapat Kinerja Kehumasan, Bawaslu Riau Tekankan Konsistensi dan Kreativitas Konten
|
Pekanbaru - Bawaslu Kota Pekanbaru mengikuti Rapat Kinerja Kehumasan yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Riau secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Riau sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan tugas kehumasan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Provinsi Riau, Amiruddin Sijaya, Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Riau, Dona Donora, serta Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru, Reni Purba, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), bersama jajaran staf kehumasan Bawaslu Kota Pekanbaru.
Dalam pemaparannya, Dona Donora menyampaikan hasil evaluasi kinerja kehumasan periode Juli–September 2026 yang mencakup 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Secara umum, produksi konten video dan berita mengalami peningkatan di sebagian besar daerah. Namun, produksi konten grafis dan podcast masih menjadi aspek yang perlu ditingkatkan. Kabupaten Kampar dan Rokan Hilir juga menjadi perhatian karena belum memenuhi target One Day One Content, sementara Kabupaten Kuantan Singingi mencatatkan jumlah produksi konten tertinggi.
Berdasarkan hasil evaluasi, target One Day One Content telah dipenuhi oleh Bawaslu Kota Pekanbaru, Rokan Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Dumai, Bengkalis, dan Siak. Sementara itu, target produksi satu video setiap minggu telah dicapai oleh seluruh 12 kabupaten/kota pada triwulan ketiga, termasuk Rokan Hulu dan Rokan Hilir yang sebelumnya belum memenuhi target tersebut.
Selain evaluasi capaian produksi konten, penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) turut menjadi perhatian. AI diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam proses produksi konten, bukan menggantikan kreativitas dan proses kerja kehumasan. Identitas visual kelembagaan Bawaslu, seperti penggunaan templat dan tanda air (watermark), juga harus tetap dipertahankan dalam setiap publikasi.
Dalam rapat tersebut juga ditekankan bahwa kehumasan bukan hanya menjadi tanggung jawab Koordinator Divisi P2H, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh divisi. Oleh karena itu, kolaborasi lintas divisi perlu terus diperkuat, termasuk melalui dukungan kebijakan dan pembagian peran yang jelas. Melalui evaluasi ini, Bawaslu Kota Pekanbaru diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas informasi dan publikasi serta menghadirkan konten yang kreatif, informatif, dan mudah dipahami masyarakat.
Penulis/editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru