Lompat ke isi utama

Berita

Reni Purba Pimpin Rapat Divisi P2H Bahas Kerja Sama Perguruan Tinggi dan Publikasi

Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kota Pekanbaru menggelar rapat internal yang dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi P2H, Reni Purba.

Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kota Pekanbaru menggelar rapat internal yang dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi P2H, Reni Purba.

Pekanbaru – Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kota Pekanbaru menggelar rapat internal yang dipimpin langsung oleh Koordinator Divisi P2H, Reni Purba. Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh Staf Humas Bawaslu Kota Pekanbaru, rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis sebagai langkah memperkuat pelaksanaan program kerja Divisi P2H pada tahun 2026, Rabu (15/7/2026).

Dalam arahannya, Reni Purba menegaskan bahwa pelaksanaan program Divisi P2H harus dilakukan secara terencana, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Menurutnya, masa di luar tahapan Pemilu menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas edukasi kepemiluan kepada masyarakat.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah tindak lanjut pelaksanaan Nota Kesepahaman (MoU) dan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Pekanbaru. Kerja sama tersebut meliputi Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak), Program Studi Psikologi Universitas Abdurrab, Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UIR, Fakultas Hukum Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Fakultas Hukum Universitas Riau (UNRI), FISIPOL Universitas Riau (UNRI), Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), serta FISIPOL Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Reni menjelaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memperluas pelaksanaan pendidikan politik, pengawasan partisipatif, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang kepemiluan.

"Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi juga mampu menghasilkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, civitas akademika, maupun masyarakat dalam memperkuat budaya demokrasi dan pengawasan partisipatif," ujarnya.

Selain membahas kerja sama akademik, rapat juga mengevaluasi strategi kehumasan Bawaslu Kota Pekanbaru. Divisi P2H berkomitmen meningkatkan produksi konten publikasi, khususnya dalam format video edukatif, dokumentasi kegiatan, serta konten kreatif yang lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.

Menurut Reni, optimalisasi media digital menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan informasi serta meningkatkan keterlibatan masyarakat terhadap berbagai program dan kegiatan Bawaslu Kota Pekanbaru.

"Ke depan, kita ingin menghadirkan lebih banyak konten video yang informatif, edukatif, dan dekat dengan masyarakat sehingga pesan-pesan kepemiluan dapat tersampaikan secara lebih efektif, khususnya kepada generasi muda," tambahnya.

Agenda lainnya yang turut menjadi pembahasan adalah mekanisme penyampaian laporan pelaksanaan kerja sama (MoU). Penyusunan laporan yang sistematis diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta mempermudah proses dokumentasi dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan.

Melalui rapat internal ini, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mengoptimalkan publikasi kelembagaan, serta menghadirkan program-program edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis/editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru