Perkuat Sinergi Pengawasan, Bawaslu Pekanbaru Bahas Isu Politik Uang Bersama TNI
|
Pekanbaru – Dalam rangka memperkuat pengawasan dan menjaga kondusivitas menjelang tahapan Pemilu, Bawaslu Kota Pekanbaru menggelar diskusi konsolidasi demokrasi bersama unsur TNI. Kegiatan ini dilaksanakan di Warung Sarapan Yuli, Jalan Teuku Cik Ditiro, Pekanbaru, Kamis (22/01/2026).
Diskusi dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru, Taufik Hidayat, serta Peltu Emil Zamri dari Penerangan Kodim 0301/Pekanbaru dan Koptu Median selaku Babinsa Koramil 05/Sail. Diskusi ini membahas sejumlah isu strategis, khususnya terkait potensi politik uang dan aspek pengamanan tahapan Pemilu.
Dalam keterangan yang dihimpun oleh Staf Humas Bawaslu Kota Pekanbaru, Taufik Hidayat menyampaikan bahwa politik uang masih menjadi isu utama yang perlu diwaspadai secara bersama. Oleh karena itu, sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya money politic serta mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Dari aspek pengamanan, disampaikan bahwa dalam praktiknya satu anggota TNI melakukan pengawasan wilayah terhadap minimal tiga TPS. Peran TNI bersifat pengamanan di luar TPS guna menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, tanpa terlibat dalam proses teknis pemungutan dan penghitungan suara di dalam TPS.
Diskusi juga mencatat adanya potensi kerawanan dalam distribusi logistik Pemilu, khususnya ketika jumlah TPS cukup banyak sehingga pengiriman logistik berpotensi mengalami keterlambatan hingga larut malam. Hal ini menjadi perhatian bersama untuk dilakukan evaluasi mekanisme distribusi agar lebih efektif dan tepat waktu.
Di sisi lain, partisipasi masyarakat dinilai cukup baik dalam menjaga netralitas serta melakukan pengawasan terhadap potensi peredaran uang sebelum hari pemungutan suara. Selama tahapan yang dibahas, tidak ditemukan indikasi upaya yang dapat dikategorikan sebagai usaha menggagalkan Pemilu atau Pilkada. Situasi wilayah dinilai kondusif berkat koordinasi antara Bawaslu dan aparat keamanan.
Sebagai langkah konkret, Bawaslu Kota Pekanbaru bersama jajaran Kodim 0301/Pekanbaru dan Koramil setempat menyepakati sejumlah langkah strategis. Koordinasi dan komunikasi rutin akan diperkuat guna memastikan pertukaran informasi terkait potensi kerawanan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Selain itu, sosialisasi pencegahan politik uang akan ditingkatkan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, pemanfaatan media lokal, serta penyebaran materi edukatif yang mudah dipahami. Diskusi juga mendorong evaluasi lintas instansi terhadap mekanisme distribusi logistik Pemilu guna meminimalkan keterlambatan pengiriman ke TPS.
Bawaslu Kota Pekanbaru juga akan memfasilitasi jalur pelaporan yang sederhana dan mudah diakses masyarakat, termasuk melalui hotline atau layanan resmi, agar setiap dugaan pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti. Di sisi pengamanan, patroli preventif oleh Babinsa bersama unsur pengamanan lainnya akan terus dilaksanakan menjelang hari pemungutan suara sebagai langkah pencegahan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Penulis/editor: Humas Bawaslu Kota Pekanbaru